Peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi kini bagaikan sebuah perayaan pesta besar bagi rakyat Indonesia. Diseluruh pelosok negeri masyarakat melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang, bahkan orang asing sekalipun. Hal ini tercermin dalam perayaan HUT RI ke-64 yang diselenggarakan di Jl. Jaksa Jakarta dan pada sebuah lembaga pemasyarakatan di Bali. Para warga asing yang berada di sana (turis maupun tahanan) larut dalam kegembiraan perayaan kemerdekaan bangsa ini dengan turut serta dalam berbagai lomba yang diselenggarakan.
SMA YPPK Teruna Bakti tidak mau ketinggalan. Berbagai kegiatan lomba seperti Cerdas Cermat, Catur, lari kelereng, lari tandem, gigit coin, dan kebersihan kelas diadakan sehari sebelum peringatan kemerdekaan RI pada tanggal 16 Agustus 2009. Puncak acara diadakan pada 17 Agustus 2009 dengan dilaksanakannya upacara bendera dalam rangka peringatan kemerdekaan RI ke-64 yang berlangsung dengan hikmad. Bahkan kami merasa mendapatkan sebuah kehormatan atas kehadiran satu regu tim CPA (Club Pencinta Alam) HIROSI Prop. Papua. Pada bagian akhir upacara diadakan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.
Usai upacara bendera masing-masing kelas melakukan makan bersama sebagai tanda kasih dan ucapan syukur kepada Tuhan atas usia bangsa yang bertambah setahun. Sementara di ruang guru terparkir sebuah gerobak ‘Mie Ayam’ yang sudah pasti menjadi incaran para guru.
Tim Yosim Pancar dan kelompok tari kontenporer SMA YPPK Teruna Bakti yang baru saja mengikuti kompetisi ikut ambil bagian dalam rangkai pesta ini. Mereka secara bergilir melakukan atraksi yang telah mereka bawakan dalam kompetisi beberapa waktu lalu. Pertunjukan mengundang perhatian seluruh siswa dan guru untuk menyaksikan secara langsung penampilan mereka di depan ruang guru.
Rangkaian perayaan peringatan HUT RI ke-64 di SMA YPPK Teruna Bakti ditutup dengan aksi joget para guru. Setiap guru didaulat untuk berjoget ditengah perkurumunan siswa. Sudah barang tentu aksi setiap guru mengundang gelak tawa setiap orang yang hadir menyaksikannya. “Beeee… pa guru, sa baru lihat acara yang begini. Tong hanya panggil dong pu nama saja… baru dong masuk ketengah lingkaran trus dong joget… yang macam begini tra ada di sekolah lain”, ungkap polos seorang murid kami.
DIarsipkan di bawah: Informasi, Kegiatan Sekolah, Liputan OSIS, Lomba, OSIS









terimakasih u atas tulisannya yg bermanfaat…
kenalkan saya Agus Suhanto
Terima kasih atas kunjungan mas Agus. By the way, blog milik mas Agus keren banget lho…
Mohon ijin untuk menjadikan blog tersebut sebagai bahan refferensi kami…
uwaaaaaaaaa….
ingad perayaan 17-an pertama saya di SMA…
especially, cerdas cermat nya…
lupa apa yang berkesan dari lomba itu…
tapi berkesan aja pokoknya
huahahahaha
Jelas berkesanlah Jo… Kelas kaliankan yang keluar sebagai pemenangnya….
he,,,he,,,,he,,,, asyik tuh jadi kedekatan antara guru dan siswa makin terasa seperti dirumah sendiri.
apalagi guru-guru yang kiler pasti tidak dapat dipercaya oleh banyak siswa……