IBB Fekon-Uncen XII 2009

Invitasi Bola Basket yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Uncen ini merupakan salah satu tournamen yang berskala besar di Papua. Hal ini terbukti dengan jumlah peserta yang turut ambil bagian dalam tournamen ini. Dan yang terbilang luar bisa adalah bahwa beberapa tim datang dari luar daerah seperti Merauke, Biak, Timik, Bintuni, Manokwari.

Tournament inipun telah mengalami perubahan pada nomor-nomor yang dipertandingkan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya nomor putra dibagi kedalam dua kelompok yaitu Mahasiswa dan Pelajar, sedangkan kelompok putri hanya ada satu nomor saja dimana tim mahasiswa dan tim pelajar putri saling berhadapan. Kini untuk nomor putri telah dipisahkan antara kelompok Mahasiswa dan Pelajar.

Selama kurang lebih 5 tahun terakhir SMA YPPK Teruna Bakti selalu turut ambil bagian dalam tournamen ini. Prestasi tertinggi yang pernah diraih oleh tim putra adalah mencapai babak Semi Final, sementara tim putri SMA Teruna Bakti pernah keluar menjadi yang terbaik. (Padalah yang dihadapi itu para mahasiswi lho…).

Penyelenggaraan tournamen ini rasanya kurang tepat waktu, mengingat pelaksanaannya dilakukan bertepatan dengan bulan suci umat Islam Ramadhan. Hal ini sudah pasti mempengaruhi kualitas pertandingan itu sendiri. Sebagai bentuk penghormatan bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, seluruh pertandingan dihentikan selama 1.5 – 2 jam pada saat buka puasa. Setelah itu pertandingan baru dilanjutkan kembali. Istirahat yang sepanjang itu sudah pasti akan mengulur waktu pertandingan lainnya. Dapat Anda bayangkan jika usai berbuka puasa masih tersisa 4 pertandingan lagi, pukul berapa kegiatannya baru selesai?

Selain waktu pelaksanaan yang kami nilai kurang tepat, panitia pelaksananya pun terkesan tidak profesional. Menjelang upacara pembukaan, kami kedatangan dua orang tamu dari panitia IBB Fekon XII. Kedatangan mereka hanya untuk memberikan informasi kepada kami bahwa tim putri SMA YPPK Teruna Bakti akan bertanding pada pertandingan I. Wow!!!! Begitu mendadak!!! Lebih parah lagi ketika kami bertanya soal waktu pertandingan dan lawan yang harus dihadapi oleh tim kami, keduanya tidak dapat menjawab. Saya mendesak mereka untuk menghubungi rekan panitia lainnya via telepon selular milik mereka agar mendapatkan kepastian main pada jam berapa, dan siapa lawan kami… hanya itu. Mereka mencobanya, namun tidak ada satu nomorpun yang berhasil mereka hubungi. “Sibuk” alasan mereka… jangan-jangan ga punya pulsa.

Ketika kami bersiap, salah satu pemain kami mendapatkan informasi bahwa tim putri SMA Teruna Bakti bermain pada pertandingan yang ke-3. Karena kami merasa masih mempunyai cukup banyak waktu, oleh pelatih tim dibawa ke suatu tempat untuk berelaksasi. Sialnya, ketika baru berelaksasi pelatih kami mendapatkan informasi bahwa tim kami sudah harus bersiap untuk memasuki lapangan. Weleh… weleh… weleh… Bagaimana ini, jadwal pertandingan bisa diatur seenak perut panitia.

Usai pertandingan pada hari pertama tim kami baru mendapatkan Jadwal pertandingan. Bukankan jadwal itu seharusnya sudah diberikan pada pelaksanaan technical meetiing? Melihat jadwal tersebut, saya secara pribadi sangat kecewa karena penyusunannya sangat tidak menguntungkan. Bagaimana tidak, pada hari ke-2 tim putra SMA Teruna Bakti berhadapan dengan Hillcrest International School (HIS). Pertandingan tersebut dijadwalkan pada pukul 19:00, namun karena terlalu banyak waktu yang terbuang percuma akhirnya baru dilaksanakan pada pukul 21:45 dan baru berakhir sekitar pukul 22:30. Sementara pada hari ke-3, tim putra kami pun harus bertanding pada pukul 11.00. Gila!!! Mana ada olahragawan profesional melakukan hal seperti ini? Bagaimana pemain-pemain kami dapat recovery usai pertandingan yang melelahkan semalam? Tidak Masuk Akal.

Semua persoalan yang saya tuangkan di sini hanyalah apa yang dihadapi oleh tim. Saya yakin bahwa ada cukup banyak tim lain yang juga mengalami hal yang sama. Semestinya dengan usia tournamen ini yang sudah mencapai angka 12 tahun penyelenggara sudah sangat profesional. Harapan saya agar hal ini kiranya dapat menjadi perhatian panita penyelenggara pada ivent yang akan datang.

Satu Tanggapan

  1. Tuu sudahh…
    Bagemanaa thonk mao kasih support kalo jadwal sajjah tra jelass skalii… Udah gitu pertandingannya lama sekalii mulaii… Trlaluu mengulur” waktu…..
    Panitia kurang persiapan skalii…

Tinggalkan Balasan