PEMILU 2009

Pemilihan Umum yang diselenggarakan pada 9 April 2009 yang lalu meninggalkan berbagai persoalan. Di kota Jayapura, perhitungan suara terganggu oleh masalah keamaanan yang sempat menimbulkan kecemasan warga Jayapura. Sementara di Kabupatan Jayapura – Sentani, terjadi bentrok antara saksi perwakilan partai peserta pemilu dengan KPUD akibat tertundanya perhutingan ulang perolehan suara. Kericuhan muncul akibat kecurigaan para saksi bahwa telah terjadi kecurangan dan manipulasi hasil suara yang telah diperoleh. Untuk daerah pedalaman seperti di Yahukomi dan beberapa daerah lainnya, pemilu terpaksa harus diundur akibat terlambatnya pengiriman logistik. Berdeda dengan persoalan yang terjadi di Papua, di pulau Jawa dan Kalimantan persoalan yang sering muncul adalah tertukarnya surat suara pemilih. Surat yang seharusnya dipergunakan oleh pemilih di daerah A ditemukan pada TPS di daerah B, demikian sebaliknya. Ada pula beberapa caleg yang tidak tercantum namanya di dalam surat suara seperti yang terjadi di Pelembang. Sementara persoalan yang sering ditemukan di seluruh penjuru Indonesia adalah masalah Daftar Pemilih Tetap masih banyak calon pemilih yang tidak terdaftar. Tidak mengherankan jika mereka yang masuk ke dalam ‘Golput’ mencapai 40% di seluruh Indonesia.

Bagaimana tanggapan Anda tentang persoalan ini?

Tinggalkan Balasan